La…La…La…La…La

Lalalalala… Suara dari arah sana. Lalalalala… Irama datang membawa tanya. Lalalalala… Bunyi apa di kepala? Lalalalala… Satu per satu orang-orang berlalu-lalang. Lalalalala… Mereka tak hanya berjumlah satu. Lalalalala… Satu per satu mereka mendatangiku. Lalalalala… Tersenyum aku berpura bahagia. Lalalalala… Air mata tak menetes di wajah. Lalalalala… Basah basuh hatiku ditahan amarah. Lalalalala… Apakah mereka tahu,…

Read Full News

Kamu Saja

Aku mencintaimu tanpa banyak sebab. Aku mendambakanmu tanpa setitik kemunafikan. Aku mengagumimu tanpa jarum-jarum arah yang pasti. Aku menunggumu tanpa rasa kenyang dengan segala keraguan. Aku saja! Kau kata. Kamu saja! Aku kata. Ya! Sudah kuletakkan cinta ini pada tempat yang tepat. Ya! Birahiku ditindih malam setiap saat. Ya! Kuganggu kau dari sini, hati-hati aku…

Read Full News

Dua Puluh Delapan

Dua Puluh Enam, di bulan April. Segerombolan pasukan aku lumpuhkan, beragam bentuk juga fungsi, tawa, cerita, menjadi bahagia yang merajalela. Malam menyetubuhi kami, dengan pesan-pesan rahasia. Lalu tertidur demi kata yang bernama: Lupa! Dua Puluh Tujuh, di bulan April. Salah satu pasukanku menyelinap ke arah depan, perlahan, tak ada yang bisa aku katakan dengan cepat….

Read Full News

Di Bawah Tubuhku

Namaku: Kebebasan. Tak kudengar segala suara berkumandang di telinga. Aku… aku tak berupa sayap. Hanya khayal yang ingin bepergian ke segala tempat. Dekap, tangkap, jika kau bisa. Pasrah, bukan lagi sifatku. Sikap? Sikap ialah hal “terkadang” yang kuperbuat, lalu aku tersesat. Tersesat dalam bayang rindu akan suaramu, senandungmu, desahmu, kisahmu, bentuk segala rupamu. Aku merindukanmu….

Read Full News

Terkadang

Perih ini tak ingin terusik. Disapa malam oleh hingar bingar yang menyamar. Malam semakin pekat, ragaku penuh amarah yang tercekat. Birahi pun memudar ditelan keramaian yang aku abaikan. Terkadang diam itu sebuah kepastian. Terkadang keramaian membuatku semakin tenggelam. Setetes birahi yang menyumbul dihadapan para sahabat. Pena menari-nari tanpa arah yang pasti. Menciptakanmu di dalam kehampaan…

Read Full News

Meniduri Bidadari

Kita hanyalah calon-calon boneka neraka yang akan membuat ceria suasana para penghuninya. Kita tak perlu takut, jika kalian yang mengaku ber-Tuhan, maka buatlah pilihan! Bagiku, surga adalah khayal, bagiku neraka ialah kepastian. Di otakku, bumi adalah tempat orang bebas bercerita, bercinta, kepada siapa saja, kepada apa saja yang kita pilih, dan bagaimana cara untuk melampiaskan…

Read Full News