Beranda » Asiknya Menunggu Kamu

Asiknya Menunggu Kamu

Di pelataran teras depan rumah,

Tirai bambu malu-malu bersiaga,

Buku-buku manis berbisik ramah,

Punggung kayu menyapa senja.

Menunggu kamu aku rindu,

Ini indah bukan pahit

Ada manis dibelai waktu,

Kususun cerita melambai-lambai sakit.

Menari-nari aku menari,

Kucipta larik untuk langkah kita.

Aku menunggumu, menunggu kamu di teras ini.

Satu kataku:

Hanyalah ragu yang akan menghentikan ini cerita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *