Beranda » Ada Kala-nya

Ada Kala-nya

Ada kala-nya saya tak berdiam diri melihat rengekan bayi.

Ada kala-nya saya memasak makanan enak.

Ada kala-nya saya mencuci baju, menyetrika pakaian, menyiapkan seragam kerja.

Ada kala-nya saya begitu cerewet agar peralatan di kamar tetap rapi.

Ada kala-nya saya melakukan adegan ranjang dengan rasa siap berperang.

Ada kala-nya hanya susu penguat tulang adalah minuman di pagi dan malam hari.

Ada kala-nya kumenunggu dan menunggu kedatangan sang pelabuhan hati.

Ada kala-nya kelak aku rindu dengan masa-masa sekarang, disaat duduk bersandar di kursi goyang, di pelataran rumah dengan rambut yang memutih dan semakin menipis.

Ada kala-nya tulisan ini akan terbaca oleh peri-peri pemberontak seperti saya di kemudian hari.

Ada kala-nya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *