Di pelataran teras depan rumah,
Tirai bambu malu-malu bersiaga,
Buku-buku manis berbisik ramah,
Punggung kayu menyapa senja.
Menunggu kamu aku rindu,
Ini indah bukan pahit
Ada manis dibelai waktu,
Kususun cerita melambai-lambai sakit.
Menari-nari aku menari,
Kucipta larik untuk langkah kita.
Aku menunggumu, menunggu kamu di teras ini.
Satu kataku:
Hanyalah ragu yang akan menghentikan ini cerita.