Antara Jiwa Atau Raga, Yang Bergeliat Mencengkeram Hasrat
Jingga: “Aku ingin mensudahi semuanya, entah dengan cara apa.” Lara: “Aku pun lelah tak berdaya setiap kali aku terjaga, mengingatmu lebih perih daripada mencari keberadaan Tuhan.” Jingga: “Pernah aku meremehkan keadaan, kini aku merindumu tanpa bisa lupa.” Lara: “Jika manusia sepertiku haruslah terus menerus seperti ini, aku ingin mencaci maki kekosongan, dengan embel-embel yang mereka…