Hantu-Hantu Di Kepala

Pada akhirnya kita bisa memberhentikan Bumi, dan bercinta menikmati hari-hari yang tak pernah berganti musim. Salju turun secara tiba-tiba tanpa permisi juga menyapa, hingga dinginnya mencekik tulang-tulang tubuh kita yang telanjang. Saling curiga, saling berteriak, saling meladeni hantu-hantu di kepala. “Siapakah yang mengundang musim salju datang? Bukankah Bumi sudah kita hentikan?” tanyamu kencang. “Aku” jawabku….

Read More

Meniduri Bidadari

Kita hanyalah calon-calon boneka neraka yang akan membuat ceria suasana para penghuninya. Kita tak perlu takut, jika kalian yang mengaku ber-Tuhan, maka buatlah pilihan! Bagiku, surga adalah khayal, bagiku neraka ialah kepastian. Di otakku, bumi adalah tempat orang bebas bercerita, bercinta, kepada siapa saja, kepada apa saja yang kita pilih, dan bagaimana cara untuk melampiaskan…

Read More

Terkadang

Perih ini tak ingin terusik. Disapa malam oleh hingar bingar yang menyamar. Malam semakin pekat, ragaku penuh amarah yang tercekat. Birahi pun memudar ditelan keramaian yang aku abaikan. Terkadang diam itu sebuah kepastian. Terkadang keramaian membuatku semakin tenggelam. Setetes birahi yang menyumbul dihadapan para sahabat. Pena menari-nari tanpa arah yang pasti. Menciptakanmu di dalam kehampaan…

Read More

Laut Dalam Diri

Gelap gulita, kedalaman tanpa batas. Aku tenggelam dalam labirin pikiran, terombang-ambing oleh gelombang keraguan. Dinding kamar seakan menjauh, menjadi tebing curam yang tak tergapai. Dulu, aku mengira diriku tahu siapa aku. Tapi kini, aku hanyalah bayangan samar dalam cermin retak. Ingatan masa kecil berkelebat, seperti kilatan cahaya di tengah kegelapan. Aku melihat diriku kecil, penuh…

Read More

Jingga

Menangislah! Jika memang kau harus menangis. Berteriaklah! Sekencang ledakan bom waktu, jika itu yang membuatmu lemas juga klimaks. Manusia ialah kamu! Dimana kesabaran pasti berdurasi. Dibalik segala duka, kau tetap Jingga si Manusia. Jika kau ialah Dewa atau mungkin Berhala, samarmu pastilah akan dipuja-puja. Tapi untuk apa? Jingga! Air matamu tertahan, dan kau pun selalu…

Read More