Beranda » Terkadang

Terkadang

Enjoying a peaceful moment, thinking, getting away from it all concept.

Perih ini tak ingin terusik.

Disapa malam oleh hingar bingar yang menyamar.

Malam semakin pekat, ragaku penuh amarah yang tercekat.

Birahi pun memudar ditelan keramaian yang aku abaikan.

Terkadang diam itu sebuah kepastian.

Terkadang keramaian membuatku semakin tenggelam.

Setetes birahi yang menyumbul dihadapan para sahabat.

Pena menari-nari tanpa arah yang pasti.

Menciptakanmu di dalam kehampaan itu sangatlah rumit.

Terkadang diam itu kuabaikan.

Terkadang diam itu menyenangkan.

Terkadang kita hanyalah sebuah dongeng yang terbengkalai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *