{"id":287,"date":"2025-03-03T14:40:16","date_gmt":"2025-03-03T06:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/ronron.id\/blog\/?p=287"},"modified":"2025-03-03T14:40:16","modified_gmt":"2025-03-03T06:40:16","slug":"cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebenarnya ini adalah artikel yang sudah lama saya publish di WordPress.com. Namun beberapa waktu lalu akun WordPress saya sempat kena suspend untuk alasan yang gak jelas, semua konten dan artikel saya di WordPress hilang dan tidak bisa dibackup atau export sehingga membuat saya cukup jengkel. Semua konten dan artikel tersebut saya buat dan tulis sendiri sejak saya masih kuliah, sehingga akun WordPress saya itu memiliki kenangan yang tak tergantikan saat saya belajar di kampus. Setelah saya komplain ke pihak WordPress ternyata ada kesalahan dengan program automated anti-spam controls di pihak mereka sehingga akun saya tersuspend, walaupun akun saya sudah kembali seperti semula namun ini mengingatkan saya pentingnya sumber daya server dan hosting yang bisa saya kendalikan sendiri sehingga saya menyalin sebagian artikel WordPress saya ke domain saya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang kita ketahui situs dark web menggunakan .onion untuk ekstensi domain mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaannya adalah bagaimana&nbsp;<strong>kita bisa membuat situs dark web kita sendiri di Dark Net<\/strong>?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jawabannya adalah: Sangat&nbsp;mudah<\/strong>.&nbsp;<strong>\u200b\u200bTidak perlu penerusan porta, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli nama domain.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengikuti panduan terperinci di sini, kita dapat meng-host situs web atau seluruh aplikasi web kita di dark net dengan&nbsp;<strong>ekstensi domain onion dalam 5 menit<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita menggunakan sistem Kali Linux untuk artikel ini, namun distro Linux berbasis Debian apa pun (&nbsp;<strong>Ubuntu, Linux Mint, ParrotOS, ElementaryOS<\/strong>&nbsp;) juga dapat digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini kita akan mempelajari&nbsp;<em><strong>cara meng-hosting dark web .onion kita sendiri<\/strong><\/em>&nbsp;di Kali Linux.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Install &amp; Konfigurasi Tor<\/h2>\n\n\n\n<p>Pertama-tama kita menginstal dan mengonfigurasi layanan Tor di Kali Linux kita. Untuk melakukannya, kita jalankan perintah berikut di Terminal Kali Linux kita:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo apt-get install tor -y<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tor akan terinstal di sistem kita setelah kita memberikan kata sandi root. Berikut ini adalah tangkapan layar perintahnya:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"538\" height=\"225\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-288\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss1.png 538w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss1-300x125.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 538px) 100vw, 538px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Kemudian kita perlu mengonfigurasi file torrc yang terletak di&nbsp;<br>\/etc\/tor\/torrc. Jadi kita terapkan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo mousepad \/etc\/tor\/torrc<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tangkapan layarnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1010\" height=\"498\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-289\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss2.png 1010w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss2-300x148.png 300w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss2-768x379.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1010px) 100vw, 1010px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Kemudian kita perlu menemukan dua baris ini (disorot pada tangkapan layar di atas) dan menghapus&nbsp;<strong>#<\/strong>&nbsp;dari kedua baris tersebut dan menyimpan berkas (hapus komentar).<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah melakukan hal ini akan tampak seperti berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1008\" height=\"548\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-290\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss3.png 1008w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss3-300x163.png 300w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss3-768x418.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1008px) 100vw, 1008px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang kita simpan berkas ini dengan menggunakan&nbsp;<br><em><strong>CTRL+S<\/strong><\/em>&nbsp;, dan tutup berkas ini setelah disimpan. Kemudian kita mulai ulang layanan Tor dengan menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo service tor restart<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buat &amp; Hosting Situs Web di Localhost<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sekarang kita buat halaman web di desktop kita yang disebut index.html atau index.php. Kita melakukannya dengan menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>cd Desktop &amp;&amp; touch index.html<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Kemudian kita edit berkas halaman web dan buat kode situs web sederhana untuk demo. Kita buka berkas html\/php di mousepad atau editor teks lainnya.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>mousepad index.html<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Kemudian kita menulis kode html sederhana untuk situs web seperti berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"338\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss4.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-291\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss4.webp 1024w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss4-300x99.webp 300w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss4-768x254.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Di sini situs ini dibuat untuk demo, itulah mengapa sangat sederhana. Kita dapat meng-host aplikasi web yang lebih besar. Kemudian kita simpan (&nbsp;<em><strong>CTRL+S<\/strong><\/em>&nbsp;) dan tutup berkas ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkas ini ada di Desktop kita, jadi kita jalankan server localhost berbasis php di Desktop kita dengan menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>php -S 127.0.0.1:8080<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Sekarang server pengembangan php akan dimulai seperti yang bisa kita lihat pada gambar tangkapan layar berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"729\" height=\"139\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss5.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-292\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss5.png 729w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss5-300x57.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 729px) 100vw, 729px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang kita periksa situs web localhost yang kita host, dengan membuka&nbsp;<br>127.0.0.1:8080&nbsp;dari browser kita.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"435\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6-1024x435.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-293\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6-1024x435.png 1024w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6-300x127.png 300w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6-768x326.png 768w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png 1361w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Di sini kita memulai server localhost menggunakan php pada port 8080.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita juga dapat menggunakan port 80 (jika belum berjalan), tetapi akan memerlukan izin root (&nbsp;<strong>sudo php -S 127.0.0.1:80<\/strong>&nbsp;).<\/p>\n\n\n\n<p>Kita juga dapat menggunakan server python atau&nbsp;server apache&nbsp;atau server web localhost lainnya untuk meng-host situs web localhost.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menghubungkan Layanan Tor Dengan Localhost Kita<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kemudian kita biarkan jendela terminal ini apa adanya (menjalankan server localhost). Kemudian kita buka terminal lain dan ketik perintah berikut pada terminal baru:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo -u debian-tor tor<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tunggu sebentar dan biarkan konfigurasinya mencapai 100%. Ini akan membuat sirkuit Tor. Mungkin memerlukan waktu beberapa menit tergantung pada kinerja sistem dan kecepatan internet. Tangkapan layarnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"518\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss7.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-294\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss7.webp 1024w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss7-300x152.webp 300w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss7-768x389.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Selesai<\/strong>, dark web kita sudah dihosting.&nbsp;<strong>Hei tunggu, di mana tautan .onion<\/strong>? Tautan .onion dibuat secara acak.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melihat .onion dari situs dark web yang kita hosting, kita buka jendela terminal lain (terminal ke-3, karena kita tidak bisa menutup atau menggunakan terminal tersebut, kalau tidak koneksi akan terputus) dan ketik perintah berikut untuk melihat alamat dark web kita:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo cat \/var\/lib\/tor\/hidden_service\/hostname<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tangkapan layarnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"543\" height=\"141\" src=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss8.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-295\" srcset=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss8.png 543w, https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss8-300x78.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 543px) 100vw, 543px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang kita dapat mengakses situs web .onion ini dengan peramban Tor dari mana saja dan perangkat apa saja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Situs web ini merupakan situs web demo untuk tujuan pendidikan, tetapi kita dapat menghosting semua jenis situs web di dark net, yang tidak melanggar hukum.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Namun, Anda tidak boleh menyalahgunakan informasi ini untuk menghosting situs web ilegal yang melanggar hukum. Itu akan dianggap sebagai kejahatan dan saya tidak bertanggung jawab atas hal itu.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebenarnya ini adalah artikel yang sudah lama saya publish di WordPress.com. Namun beberapa waktu lalu akun WordPress saya sempat kena suspend untuk alasan yang gak jelas, semua konten dan artikel saya di WordPress hilang dan tidak bisa dibackup atau export sehingga membuat saya cukup jengkel. Semua konten dan artikel tersebut saya buat dan tulis sendiri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,22,36],"tags":[11,23,38,39,37,41,40,42,43],"class_list":["post-287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-pemrograman","category-cyber-security","category-internet","tag-bahasa-pemrograman","tag-cyber-security","tag-darknet","tag-darkweb","tag-internet","tag-kali-linux","tag-linux","tag-the-onion-router","tag-tor"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebenarnya ini adalah artikel yang sudah lama saya publish di WordPress.com. Namun beberapa waktu lalu akun WordPress saya sempat kena suspend untuk alasan yang gak jelas, semua konten dan artikel saya di WordPress hilang dan tidak bisa dibackup atau export sehingga membuat saya cukup jengkel. Semua konten dan artikel tersebut saya buat dan tulis sendiri...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"RONNY TRI ASMARA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-03T06:40:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1361\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"578\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"RONRON\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"RONRON\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"RONRON\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"headline\":\"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux\",\"datePublished\":\"2025-03-03T06:40:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/\"},\"wordCount\":769,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/ss6.png\",\"keywords\":[\"bahasa pemrograman\",\"cyber security\",\"darknet\",\"darkweb\",\"internet\",\"kali linux\",\"linux\",\"the onion router\",\"tor\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Pemrograman\",\"Cyber Security\",\"Internet\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/\",\"name\":\"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/ss6.png\",\"datePublished\":\"2025-03-03T06:40:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/ss6.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/ss6.png\",\"width\":1361,\"height\":578},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"RONRON BLOG\",\"description\":\"Kucing Gemuk Tampan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\",\"name\":\"RONRON\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"width\":1752,\"height\":1728,\"caption\":\"RONRON\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/author\\\/fatcat2992\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA","og_description":"Sebenarnya ini adalah artikel yang sudah lama saya publish di WordPress.com. Namun beberapa waktu lalu akun WordPress saya sempat kena suspend untuk alasan yang gak jelas, semua konten dan artikel saya di WordPress hilang dan tidak bisa dibackup atau export sehingga membuat saya cukup jengkel. Semua konten dan artikel tersebut saya buat dan tulis sendiri...","og_url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/","og_site_name":"RONNY TRI ASMARA","article_published_time":"2025-03-03T06:40:16+00:00","og_image":[{"width":1361,"height":578,"url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png","type":"image\/png"}],"author":"RONRON","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"RONRON","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/"},"author":{"name":"RONRON","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"headline":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux","datePublished":"2025-03-03T06:40:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/"},"wordCount":769,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"image":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png","keywords":["bahasa pemrograman","cyber security","darknet","darkweb","internet","kali linux","linux","the onion router","tor"],"articleSection":["Bahasa Pemrograman","Cyber Security","Internet"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/","name":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux - RONNY TRI ASMARA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png","datePublished":"2025-03-03T06:40:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#primaryimage","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png","contentUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/ss6.png","width":1361,"height":578},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/cara-membuat-situs-dark-web-anda-sendiri-onion-di-linux\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ronron.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Situs Dark Web Anda Sendiri (.onion) di\u00a0Linux"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/","name":"RONRON BLOG","description":"Kucing Gemuk Tampan","publisher":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ronron.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4","name":"RONRON","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","contentUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","width":1752,"height":1728,"caption":"RONRON"},"logo":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png"},"sameAs":["https:\/\/ronron.id\/blog"],"url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/author\/fatcat2992\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}