{"id":297,"date":"2025-03-03T14:44:32","date_gmt":"2025-03-03T06:44:32","guid":{"rendered":"https:\/\/ronron.id\/blog\/?p=297"},"modified":"2025-03-03T14:44:32","modified_gmt":"2025-03-03T06:44:32","slug":"serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/","title":{"rendered":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengantar<\/h2>\n\n\n\n<p>Cross-Site Request Forgery (CSRF) adalah salah satu jenis serangan keamanan yang sering terjadi pada aplikasi web. Serangan ini memanfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh browser pengguna terhadap suatu situs web untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan tanpa sepengetahuan pengguna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang CSRF, contoh serangan, metode penangkalannya, serta contoh implementasi token CSRF beserta kode programnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Serangan CSRF?<\/h2>\n\n\n\n<p>CSRF adalah serangan yang memaksa pengguna yang telah terautentikasi untuk mengirim permintaan (request) yang tidak diinginkan ke sebuah aplikasi web. Serangan ini terjadi ketika penyerang berhasil memanipulasi pengguna untuk melakukan tindakan tertentu di situs web yang mereka percayai, seperti mengubah kata sandi, melakukan transfer uang, atau mengirim pesan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana CSRF Bekerja?<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pengguna Login<\/strong>: Pengguna login ke sebuah situs web (misalnya, situs perbankan) dan mendapatkan sesi yang valid.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengguna Mengunjungi Situs Berbahaya<\/strong>: Pengguna kemudian mengunjungi situs web lain yang berbahaya tanpa logout dari situs perbankan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Permintaan Palsu<\/strong>: Situs berbahaya tersebut mengirimkan permintaan palsu ke situs perbankan menggunakan sesi yang masih aktif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tindakan Tidak Diinginkan<\/strong>: Permintaan palsu tersebut dapat melakukan tindakan yang tidak diinginkan, seperti transfer uang, tanpa sepengetahuan pengguna.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Serangan CSRF<\/h2>\n\n\n\n<p>Misalkan ada sebuah situs perbankan yang memiliki fitur transfer uang. Form transfer uang tersebut menggunakan metode POST dengan parameter seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;form action=\"https:\/\/bank.com\/transfer\" method=\"POST\"&gt;\n  &lt;input type=\"hidden\" name=\"amount\" value=\"1000\"&gt;\n  &lt;input type=\"hidden\" name=\"toAccount\" value=\"attackerAccount\"&gt;\n  &lt;input type=\"submit\" value=\"Transfer\"&gt;\n&lt;\/form&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Penyerang dapat membuat sebuah situs web yang berisi form serupa dan memanipulasi pengguna untuk mengklik tombol &#8220;Transfer&#8221;. Jika pengguna sudah login ke situs perbankan, permintaan transfer akan dikirim tanpa sepengetahuan pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Metode Penangkal Serangan CSRF<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mencegah serangan CSRF:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>CSRF Token<\/strong>: Menggunakan token unik yang disematkan dalam setiap form atau permintaan. Token ini akan divalidasi oleh server sebelum memproses permintaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>SameSite Cookies<\/strong>: Menggunakan atribut&nbsp;<code>SameSite<\/code>&nbsp;pada cookie untuk mencegah pengiriman cookie dalam konteks lintas situs.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Validasi Referer Header<\/strong>: Memeriksa header&nbsp;<code>Referer<\/code>&nbsp;untuk memastikan bahwa permintaan berasal dari situs yang sah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Double Submit Cookie<\/strong>: Mengirimkan token CSRF dalam cookie dan form, lalu membandingkan keduanya di server.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Implementasi Token CSRF<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah contoh implementasi token CSRF menggunakan PHP dan HTML.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Membuat Token CSRF<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\nsession_start();\n\nfunction generateCsrfToken() {\n    if (empty($_SESSION&#91;'csrf_token'])) {\n        $_SESSION&#91;'csrf_token'] = bin2hex(random_bytes(32));\n    }\n    return $_SESSION&#91;'csrf_token'];\n}\n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>2. Menyematkan Token CSRF dalam Form<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;form action=\"process.php\" method=\"POST\"&gt;\n  &lt;input type=\"hidden\" name=\"csrf_token\" value=\"&lt;?php echo generateCsrfToken(); ?&gt;\"&gt;\n  &lt;input type=\"text\" name=\"amount\" placeholder=\"Amount\"&gt;\n  &lt;input type=\"text\" name=\"toAccount\" placeholder=\"To Account\"&gt;\n  &lt;input type=\"submit\" value=\"Transfer\"&gt;\n&lt;\/form&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>3. Validasi Token CSRF di Server<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\nsession_start();\n\nfunction validateCsrfToken($token) {\n    return isset($_SESSION&#91;'csrf_token']) &amp;&amp; $_SESSION&#91;'csrf_token'] === $token;\n}\n\nif ($_SERVER&#91;'REQUEST_METHOD'] === 'POST') {\n    $csrfToken = $_POST&#91;'csrf_token'] ?? '';\n    \n    if (!validateCsrfToken($csrfToken)) {\n        die('CSRF token validation failed.');\n    }\n\n    \/\/ Proses transfer uang\n    $amount = $_POST&#91;'amount'];\n    $toAccount = $_POST&#91;'toAccount'];\n    \n    echo \"Transfer of $amount to $toAccount has been processed.\";\n}\n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>4. Menghapus Token CSRF setelah Digunakan<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\nsession_start();\n\nfunction generateCsrfToken() {\n    if (empty($_SESSION&#91;'csrf_token'])) {\n        $_SESSION&#91;'csrf_token'] = bin2hex(random_bytes(32));\n    }\n    return $_SESSION&#91;'csrf_token'];\n}\n\nfunction clearCsrfToken() {\n    unset($_SESSION&#91;'csrf_token']);\n}\n\nif ($_SERVER&#91;'REQUEST_METHOD'] === 'POST') {\n    $csrfToken = $_POST&#91;'csrf_token'] ?? '';\n    \n    if (!validateCsrfToken($csrfToken)) {\n        die('CSRF token validation failed.');\n    }\n\n    \/\/ Proses transfer uang\n    $amount = $_POST&#91;'amount'];\n    $toAccount = $_POST&#91;'toAccount'];\n    \n    echo \"Transfer of $amount to $toAccount has been processed.\";\n    \n    \/\/ Hapus token setelah digunakan\n    clearCsrfToken();\n}\n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Serangan CSRF adalah ancaman serius yang dapat mengakibatkan kerugian besar bagi pengguna dan organisasi. Dengan memahami cara kerja serangan ini dan menerapkan metode penangkal yang tepat, seperti penggunaan token CSRF, kita dapat melindungi aplikasi web dari serangan CSRF. Implementasi token CSRF yang baik dan konsisten akan membantu memastikan bahwa setiap permintaan yang diterima oleh server adalah permintaan yang sah dan disengaja oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan contoh kode program yang telah disediakan, Anda dapat mulai mengimplementasikan proteksi CSRF pada aplikasi web Anda. Selalu ingat untuk menjaga keamanan aplikasi web Anda dengan memperbarui praktik keamanan secara berkala dan mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia keamanan siber.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengantar Cross-Site Request Forgery (CSRF) adalah salah satu jenis serangan keamanan yang sering terjadi pada aplikasi web. Serangan ini memanfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh browser pengguna terhadap suatu situs web untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan tanpa sepengetahuan pengguna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang CSRF, contoh serangan, metode penangkalannya, serta contoh implementasi token&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,22,36],"tags":[11,44,45,46,23,47,37,48],"class_list":["post-297","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-pemrograman","category-cyber-security","category-internet","tag-bahasa-pemrograman","tag-cross-site-request-forgery","tag-csrf","tag-csrf-token","tag-cyber-security","tag-html","tag-internet","tag-php"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengantar Cross-Site Request Forgery (CSRF) adalah salah satu jenis serangan keamanan yang sering terjadi pada aplikasi web. Serangan ini memanfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh browser pengguna terhadap suatu situs web untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan tanpa sepengetahuan pengguna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang CSRF, contoh serangan, metode penangkalannya, serta contoh implementasi token...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"RONNY TRI ASMARA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-03T06:44:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"RONRON\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"RONRON\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"RONRON\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"headline\":\"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya\",\"datePublished\":\"2025-03-03T06:44:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/\"},\"wordCount\":460,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/csrf.jpg\",\"keywords\":[\"bahasa pemrograman\",\"cross-site request forgery\",\"csrf\",\"csrf token\",\"cyber security\",\"html\",\"internet\",\"php\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Pemrograman\",\"Cyber Security\",\"Internet\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/\",\"name\":\"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/csrf.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-03T06:44:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/csrf.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/csrf.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"RONRON BLOG\",\"description\":\"Kucing Gemuk Tampan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4\",\"name\":\"RONRON\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\",\"width\":1752,\"height\":1728,\"caption\":\"RONRON\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/RTA-logo-trans.png\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ronron.id\\\/blog\\\/author\\\/fatcat2992\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA","og_description":"Pengantar Cross-Site Request Forgery (CSRF) adalah salah satu jenis serangan keamanan yang sering terjadi pada aplikasi web. Serangan ini memanfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh browser pengguna terhadap suatu situs web untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan tanpa sepengetahuan pengguna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang CSRF, contoh serangan, metode penangkalannya, serta contoh implementasi token...","og_url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/","og_site_name":"RONNY TRI ASMARA","article_published_time":"2025-03-03T06:44:32+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"RONRON","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"RONRON","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/"},"author":{"name":"RONRON","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"headline":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya","datePublished":"2025-03-03T06:44:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/"},"wordCount":460,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"image":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg","keywords":["bahasa pemrograman","cross-site request forgery","csrf","csrf token","cyber security","html","internet","php"],"articleSection":["Bahasa Pemrograman","Cyber Security","Internet"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/","name":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya - RONNY TRI ASMARA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg","datePublished":"2025-03-03T06:44:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg","contentUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/csrf.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/serangan-csrf-pengertian-contoh-dan-metode-penangkalannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ronron.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Serangan CSRF: Pengertian, Contoh, dan Metode Penangkalannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/","name":"RONRON BLOG","description":"Kucing Gemuk Tampan","publisher":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ronron.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/#\/schema\/person\/3993af98e0d1674374a5405cbc4c84c4","name":"RONRON","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","contentUrl":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png","width":1752,"height":1728,"caption":"RONRON"},"logo":{"@id":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-content\/uploads\/RTA-logo-trans.png"},"sameAs":["https:\/\/ronron.id\/blog"],"url":"https:\/\/ronron.id\/blog\/author\/fatcat2992\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=297"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/297\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ronron.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}